Joker : Mencari Sebuah Jawaban

watch_later Thursday, 10 October 2019
Banyak yang memberikan persepsi tentang bahayanya menonton joker bagi sebagian orang yang memiliki mental health issue, salah satunya yang memiliki issue seperti anxiety disorder atau panic attack. Sejujurnya, fuck that. I don't fucking care. You can warning them but don't tell anyone that this movie is bad for everyone.


 Joker, salah satu karakter jahat yang justru menjadi primadona dikalangan pecinta film, sejak kemunculannya didalam film batman - the dark knight, joker menjadi pioneer tentang pentingnya peran antagonis yang sepadan dengan pemeran utamanya. Dalam cerita tersebut banyak sekali nilai - nilai yang bisa dipetik. Salah satunya adalah cara joker menunjukan sifat rakus yang dimiliki manusia, dan karakter manusia yang secara alamiah mencari jalan apapun untuk bertahan hidup. artistic storyline yang digambarkan joker yang mencoba merubah kehidupannya sendiri yang berujung merubah gotham city menjadi chaos. Permainan pikiran ala joker pendahulunya didalam the dark knight bagaimana menggabungkan cara orang berpikir secara rasional dan emosional, memilih sebuah keputusan diantara dua takdir. Menurut saya karakter terbaik dalam film garapan christopher nolan.

Setelah itu, muncul dalam film suicide squad yang diperankan jared leto, warner bros sepertinya belajar dari pengalaman tersebut sebelum membuat film joker. Menurut saya, dari ceritanya sendiri sebenarnya sudah buruk, sangat disayangkan hal ini mempengaruhi sisi joker yang diharapkan pada jared leto. ambyar. kurang greget.

Hell yeah!
Kali ini muncul bersama Joaquin Phoenix, awalnya saya mengharapkan ada aksi gila dan bener-bener out of the box, terlebih banyak hal hal yang tak terduga dalam setiap aksi joker menjadi orang jahat. Namun ekspektasi saya dipatahkan. Ga ada harapan itu, namun cerita ini tentang bagaimana proses seorang arthur fleck menjadikan dirinya seorang joker. Kalo anda berekspektasi kepada film ini tentang action scifi, penuh ledakan, no, jangan mengharapkan hal tersebut, satu hal yang bisa saya pastikan, ikuti ceritanya sejak awal, anda akan memahami dan semakin bingung. iya, bingung.

spoiler alert
Arthur Fleck memiliki salah satu kelainan yang unik, sistem syaraf pada otak yang bekerja tidak sebagaimana mestinya dalam memberikan ekspresi yang tidak sesuai dengan perasaan isi hati. Ingin hati ingin menangis, malah dia ketawa. Dia sedang kesal, malah ketawa. Takut, ketawa. Hahahahaha.

Hal ini yang menyebabkan dunianya semakin tidak bisa ia mengerti, mengapa sulit untuk bisa menerima dirinya.

Berawal dari rasa penasaran Arthur Fleck mengapa ibunya penny fleck secara konsisten mengirimi surat setiap hari kepada thomas wayne. Penny menyembunyikan sesuatu dari arthur dengan mengatakan bahwa "Jika thomas wayne melihat kita seperti ini, ia tak akan membiarkan kita seperti ini, dia adalah orang baik". Arthur akhirnya mencoba mengintip isi surat itu.

Ketika Arthur Fleck mengetahui dirinya adalah anak dari thomas wayne melalui surat ibunya yang tak sengaja ia baca. sejak saat itu, joker menyadari bahwa ibunya menyembunyikan identitas dirinya selama ini demi thomas wayne agar tidak memiliki citra yang buruk dimata masyarakat. Thomas wayne yang merupakan konglomerat di gotham city, satu satunya kesempatan untuk arthur agar tetap mendapatkan klinik terapi untuk kesehatannya yang baru saja ditutup oleh pemerintah.

Arthur mendatangi rumah milik wayne untuk bertemu dengan ayahnya. namun hal ini ditepis oleh pelayan rumah bahwa rumor tersebut salah, ibunya telah berbohong dan berhalusinasi, tentu saja arthur tak akan percaya kata-katanya. Arthur akhirnya mendatangi langsung untuk secara privat di toilet dengan thomas wayne, ia ingin ayahnya mengetahuinya bahwa arthur adalah anak dari hubungannya dengan penny fleck, dan ia sedang membutuhkan bantuannya. Akan tetapi, arthur mendapatkan respon yang tak sesuai ekspektasinya. Thomas marah dan mengatakan bahwa penny fleck telah berhalusinasi dan arthur didapatkan dari tempat adopsi, bukan dari hubungannya karna ia menjelaskan itu tak pernah terjadi. Ia mengatakan bahwa ibunya sempat dirawat dirumah sakit jiwa karena hal ini.

Setelah itu, dia semakin bingung dan kecewa ketika mengetahui bahwa ibunya berbohong dan berhalusinasi. Namun ia masih belum yakin betul kalimat thomas wayne. Untuk memastikannya, dia datang ke rumah sakit jiwa yang pernah merawat ibunya, dia mencoba untuk mencari kebenaran yang ada dalam ibunya melalui dokumen histori pengobatan tersebut. Ia mempelajari hal yang tak terduga, bahwa ibunya benar-benar memiliki penyakit halusinasi dalam sebuah dokumen tersebut, dan bahkan mendapatkan konfirmasi bahwa arthur fleck merupakan anak angkat yang diadopsi sesuai dengan perkataan thomas wayne. Hal ini adalah pukulan terberat yang dialami arthur fleck.

Kecewa yang menyangka bahwa awalnya thomas wayne adalah ayahnya, ditambah dengan ibunya yang ternyata berbohong kepadanya, dilengkapi dengan kondisi ibunya yang memiliki kelainan jiwa berhalusinasi, sempurna sudah dengan mengetahui bahwa arthur adalah anak angkat. Arthur telah melewati malam yang berat dengan fakta tersebut. Pada saat itu dirinya tak punya tujuan lain, selain satu satunya orang terdekatnya selain ibunya, yaitu pacarnya, yang tinggalnya tak jauh dari apartemennya,dia melangkah dengan raut muka berat, ia menghampiri apartemen milik wanita itu tanpa pikir panjang. Masuk tanpa mengetuk pintu dan berusaha untuk menenangkan diri disofa ruang tengah, sambil menunggu wanita yang sudah dekat dengannya dalam beberapa hari sedang menidurkan anaknya. Ia menunggu sesi konseling dengannya. Tapi..

"Oh my God, what are you doing here?" sontak wanita itu kaget
Yang awalnya arthur ingin mengatakan keluh kesahnya pun ikut bingung,
"Are you arthur? are you living in the apartement in the corner?" sambungya lagi
"hmm..I...I... think .. you are in the wrong apartment" dengan nada ketakutan
Tentu kita akan memahami normalnya percakapan jika ia datang, seharusnya menyambutnya dengan hangat. Tapi tidak dengan wanita itu, dia merasa takut dan kaget karena ada orang yang tidak ia kenali datang masuk ke apartemennya tanpa permisi.
Dari sini arthur menyadari bahwa dirinya telah berhalusinasi sebagaimana ibunya berhalusinasi tentang thomas wayne adalah ayah dari anak angkatnya.

Jangan bingung, saya juga!

saya punya teori sebenarnya, jika sebuah penyakit skizofrenia atau dengan kata lain berhalusinasi didasari dari sebuah genetik, maka arthur fleck tentu adalah anak kandung dari penny fleck, akan tetapi ada satu yang membuat saya terpatahkan dengan dasar bahwa penyakit skizofrenia ini tidak dialami secara alamiah genetik akan tetapi bisa juga dialami karena faktor traumatik dan keadaan masa lalu yang menyebabkan hal itu bisa terjadi.

Berhalusinasi disini pada dasarnya tidak bisa menilai mana dunia nyata dan mana dunia khayalannya yang menyebabkan berada dalam dua dunia yang menjadi satu. Arthut mengalami hal yang membingungkan baginya, terlebih tanpa ia sadari bahwa ia telah mengalaminya sendiri mengapa bisa ibunya sendiri harus berbohong kepadanya. sebuah kesakitan yang tidak bisa diterima dengan akal sehat.

Dari sini bisa disimpulkan bagaimana alternate ending yang coba saya ingin gambarkan antara genetik dan traumatic, jika itu terjadi karena genetic maka mahkota wayne seharusnya dilayangkan kepada arthur, namun di film ini jika kita lihat kembali memang lebih mengarah kepaad faktor traumatic.

Penggambaran sosok joker dari sudut pandang dirinya sebagai arthur fleck yang memiliki kelainan syaraf otak berproses dari sisi traumatic dengan pengalaman pribadi yang tidak bisa diterima banyak orang sebagai arthur dengan segala keterbatasannya membuat arthur merasa nyaman menjadi sosok baru yang disebut joker. Saya rasa disini, bener bener dilihatkan bagaimana arthur mengalami proses menjadi joker dengan alasan.

Bener bener dark sih film ini, ga ada yang bisa merasakan kesakitan yang dirasakan arthur. Namun ia mencari titik zona nyamannya dimana melihat kegelapan adalah satu diantaranya.