Grave of the Fireflies (1988)



Grave of the Fireflies (1988)
"Hotaru no haka" (original title)

Release Date : 16 April 1988 (Japan)
Genres : Animation | Drama | War
Run Time : 89 min
Director: Isao Takahata
Writers: Akiyuki Nosaka (novel), Isao Takahata
Casts : Tsutomu Tatsumi, Ayano Shiraishi, Akemi Yamaguchi
Country : Japan


Film yang bersetting tempat di Jepang saat Perang Dunia ke- II. Dan film ini lahir di tahun 1988 dimana ane belum lahir. Jangan duluan berpikir kalo film ini isinya tembak-tembakan dan bom-boman antara jepang dan amerika. Jika kita mengingat dalam pelajaran sejarah dimana indonesia yang kata orang jepang diberikan kemerdekaan waktu itu, ya ini merupakan salah satu bagian dari cerita sejarah yang ngga bisa ente lewatkan.


Stotyline
Dua orang anak yaitu Seita dan adiknya Setsuko merupakan kakak beradik yang hidup di saat jepang akan menyerah pada sekutu. Di kala itu dimana Jepang sedang gencar gencarnya mengusung gerakan 3A, hayo masih inget ngga gaes pelajaran sejarah?. 3A merupakan semboyan jepang yang berusaha menginvansi wilayah asia untuk bertekuk lutut pada pemerintahan dinasti jepang. Namun sayang, hal ini ngga diamini oleh para sekutu yang sudah lebih dulu menduduki wilayah jajahannya. Eh,keblabasan. Dan dari sinilah  kita mengingat tentang bom atom nagasaki dan hiroshima. Seita dan Setsuko adalah dua orang bocah yang bertahan hidup setelah mendapati ibunya merupakan salah satu korban bom perang tersebut. Sedangkan ayahnya tidak tahu kabarnya masih hidup atau telah tewas mengabdi sebagai seorang tentara. Tak ayal membuat mereka berdua menumpang hidup bersama dengan keluarga terdekatnya. Namun hal ini membuat mereka sulit bertahan dan tak berdaya karena mereka menjadi beban orang lain. Bibinya yang menjadi salah satu harapan mereka untuk tetap bisa bertahan hidup, justru merasa terbebani untuk membesarkan mereka berdua. Hal ini yang membuat Seita memilih pergi dari rumah bibinya dan memutuskan hidup di dalam gua dengan ditemani kunang-kunang sebagai penghibur kesedihan adiknya.


Values
1. Diluar sana masih ada orang yang membutuhkan uluran tangan kita.
Semua hal yang diajarkan dalam film ini bukan hanya sebuah pelajaran kemanusiaan, tapi dari kasih sayang seorang kakak dan tak kurang tak lebih mengenai imbas dari perang tempo dulu.

Quotes
Setsuko: Seita. Have one. [Holds out rocks]
Seita: Setsuko, what?
Setsuko: Rice balls. I made them for you. Here, have one. [Seita starts crying]
Setsuko: You don't want them?
Seita: Setsuko...[Cries]
Miris. Udah gitu aja.

Comments
Ini film ane dapet dari temen yang punya hobi nonton film juga. Waktu awal ane minta, ane kira ini film perang karna yang disebutin film jaman perang. Diawal terus terang ane meremehkan film yang berdurasi satu setengah jam ini, tapi ane lupa kalo animasi jepang itu ngga ada matinya. Oke. Admit it, ane nangis nonton film ini. Yang membuat terpikirkan setelah nonton grave of the fireflies adalah apa kabar keluarga di rumah, gimana kabar adik ane, gimana jemuran. Nggak, yang terakhir kayanya nggak deh ya soalnya ane jarang nyuci. Tapi yang jelas film ini entah dari mana sentuhan magisnya oke punya, soal timing plotnya, serta cerita yang mungkin bisa terjadi di masa lalu. Masterpiece menurut ane. Soal bagaimana mengambil karakter seita dan setsuko. Kakaknya yang ingin menjaga adiknya dengan sepenuh hati namun sangat berat rasanya karena ia belum pernah menjadi orang tua sebelumnya dan masih terlalu muda baginya untuk ukuran seusia seita . Seita melakukan apa yang dia bisa untuk mengasuh adiknya yang belum mengerti perihnya hidup di jaman perang. Film ini memberikan beberapa aspek kehidupan yang nyata di keseharian kita. Tentu bakal melihat karakter di cerita ini agak sedikit ekstrim dimana seorang bibi tak mau ditumpangi keponakannya sendiri, namun hal ini memberikan kita pelajaran berharga  tentang bagaimana saling mengasihi. Dan bisa saja menjadi realita sosial di kehidupan kita, ketika kita sama-sama mencoba untuk bertahan hidup dalam kesusahan.Pokoknya sebelum nonton ini, siapin mental perang deh tisu dan lampu kamar dimatiin , hmmm.. sebenernya biar terkesan horor aja sih. anyway, temen ane sempet bilang kalo film ini salah satu film favoritnya dan ane tambahin kalo film ini salah satu yang mampu buat ane berlinang air mata. Well, sila anda nilai sendiri.



Comments

Popular Posts