The Olympic Council of Asia (OCA) memilih Indonesia untuk Asian Games 2018

watch_later Sunday, 21 September 2014
Incheon. The Olympic Council of Asia (OCA) Badan penyelenggara olimpiade ini pada 19 september 2014 telah menyetujui Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Kali ini menjadi masalah baru yang harus segera diselesaikan untuk menemukan tempat dan biaya yang harus segera direalisasikan.
Ketua Kontinen olahraga telah menemukan pengganti setelah Vietnam pada april lalu mengatakan bahwa tak siap untuk menjadi tuan rumah Asian Games berikutnya. "Hari ini telah disetujui melalui executive board bahwa 2018 yang menjadi tuan rumah Asian games adalaha Jakarta di Indonesia," disampaikan oleh presiden OCA, Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah. "Saya berharap besok juga OCA akan menyetujui resolusi akhir meskipun kami memiliki kekuatan karena Majelis umum luar biasa di Kuwait memberikan mandate pada presiden untuk memutuskan dan menemukan pengganti tuan rumah vietnam yang mundur," Ia menambahkan.

Pimpinan OCA bertemu di Incheon, Korea Selatan, untuk menghadiri acara pembukaan Asian Games yang ke-17 Jumat lalu. Ajang olahraga terbesar di dunia setelah Olimpiade ini akan diikuti oleh 13.000 athlete, pelatih dan juga official dari 45 negara dan 36 cabang olah raga. Vietnam pada dasarnya telah dipilih menjadi tuan rumah untuk Asian Games ke-18 tahun 2019, tetapi mereka membatalkan hal tersebut atas krisis ekonomi yang dihadapi oleh Negara tersebut. Indonesia langsung mengajukan  diri untuk menjadi calon pengganti menjadi favorit untuk dipilih menggantikan Vietnam menjadi tuan rumah, dan mengatakan akan menjadi sebuah kebanggaan untuk maju mencalonkan.

OCA mengumumkan untuk menjadwalkan pada tahun 2019, sengaja dibuat setahun sebelum olimpiade Tokyo 2020. Tetapi Jakarta menyebutkan pada OCA bahwa jika mereka menjadi tuan rumah Asian Games, Yang biasanya ajang lima tahunan ini, akan dibuat lebih awal menjadi tahun 2018 karena faktor pemilihan umum untuk presiden diadakan pada tahun 2019. Sheikh Ahmad menambahkan tidak ada keputusan lain yang diambil setelah Asian Games ke 19 diadakan yang artinya event berikutnya belum diputuskan akan berjalan sesuai dengan jadwal di tahun 2023 atau menjadi lebih awal ditahun 2022 mengikuti perubahan Indonesia ini. "Setelah Majelis umum kita akan memiliki waktu untuk membahas ajang selanjutnya akan diadakan di tahun 2022 atau 2023," Presiden OCA pberbicara pada reporter.
Indonesia akan mengusulkan bahwa tempat yang akan menjadi vanue untuk pertandingan akan berada di kota terbesar kedua di Indonesia yaiut Surabaya. Surabaya di bulan November 2012 terpilih seperti Hanoi yang menjadi tuan rumah setelah Dubai di United Arab Emirates mengundurkan diri sebelum voting.

KOI Menunjuk Jawa Barat

Komite Olimpiade Indonesia memutuskan bahwa Indonesia telah siap menjadi tuan rumah Asian Games 2018 yang nantinya akan diselenggarakan di tiga wilayah provinsi dan 3 kota berbeda. “Ini bukan Ajang Jakarta Asian Games, tetapi Indonesian Asian Games,” Pimpinan KOI Rita Subowo Jumat lalu.

Rita berada di bandung dalam kunjungannya pada gubernur bandung Ahmad Heryawan untuk membahas soal kualifikasi fasilitas yang dimiliki provinsi jawa barat ini yang nantinya kemungkinan besar akan menjadi pemenang untuk perwakilan Indonesia sebagai tuan rumah hajatan besar ini. Ia juga ditemani dengan wakil presiden Olympic Council of Asia (OCA) yaitu Wei Jizhong. KOI mempertanyakan soal persiapan beberapa vanue untuk cabang olah raga seperti panah, sepakbola, basket, voli, dan sepeda.

Rita menambahkan bahwa beberapa fasilitas di Jawa barat pernah digunakan dalam ajang internasional di masa lalu. Ia menambahkan Jatiluhur sebagai vanue event untuk panahan, dan Subang untuk vanue cabang olahraga sepeda dan Depok digunakan untuk kontes kuda. “Vanue sangat dekat dengan Jakarta namun tempatnya di wilayah Jawa Barat,” Begitu ucapan Rita. Ketika di bandung , Rita dan Wei sudah dijadwalkan untuk mengunjungi Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Gedebage Kota Bandung yang nantinya akan menjadi kandidat kuat untuk perhelatan  pertandingan kualifikasi sepakbola.

KOI akan menambahkan vanue untuk kualifikasi sepakbola dibeberapa provinsi dan daerah seperti Palembang, Sumatera Selatan, Bandung, dan Surabaya.Ia menambahkan vanue yang akan menjadi tempat resmi penyelenggaraan untuk diseleksi setelah pertemuan dengan pengurus OCA di Incheon yang dimulai 19 september sampai 4 Oktober mendatang di Asian Games 2014 ke 17. “Disini aka nada beberapa criteria untuk memilih calon vanue dalam pertemuan dan Jakarta menjadi vanue yang mendekati criteria tersebut.Bagaimanapun, akan sangat mustahil jika hanya Jakarta untuk menjadi tuan rumah tunggal dalam ajang Asian Games mendatang,” Papar Rita.

Ahmad Heryawan menyambut baik dan mengatakan siap atas pemilihan jawa barat sebagai partner tuan rumah untuk Asian Games mendatang “Kami siap untuk dua hal dari sumber daya manusianya dan tempatnya untuk dipersiapkan secara matang,” Heryawan, Gubernur Jawa Barat.“Ini akan menjadi kedua kalinya. Pada prinsipnya sekarang Rita bertanggung jawab untuk meyakinkan pada komite internasional bahwa kami siap,” Lanjutnya.


Indonesia menjadi kandidat yang mengajukan diri dengan inisial biaya tertinggi kedua setelah Vietnam waktu itu. Dan Indonesia memang merupakan kekuatan besar dalam kancah Asia tenggara.