Roma 5-1 CSKA Moscow: Gervinho menjadi inspirasi kemenangan roma

watch_later Thursday, 18 September 2014

Roma menghantam CSKA Moscow setelah absen lama dalam perhelatan Liga Champions dengan kemenangan akhir 5-1, Kemenangan ini sekaligus menjadi rekor baru yang diperbaharui oleh roma setelah rekor kemenangan terbesar sebelumnya adalah 4-0 mengalahkan shaktar donekts.

Mereka mendapatkannya dengan beberapa menit awal , setelah pertahanan CSKA kocar kacir dan Gervinho memotong dari dalam sisi kiri lapangan mengirimkan umpan pada koleganya Juan Manuel Iturbe yang berada disisi belakang. Juan dengan tenang mengantarkan bola ke jala Igor Akinfeev yang mengantarkan gol pembuka 1-0.

Empat menit kemudian Roma menggandakan keunggulan 2-0 dengan kerjasama cantik duo winger andalannya. Kali ini Iturbe datang dari sisi kanan lapangan dan memberikan umpan ke ruang kosong Gervinho yang berada di kotak pinalti, bola tersebut terus berada dalam penguasan bola gervinho dan gol kedua tercipta.

Gervinho dan Iturbe menjadi momok yang menakutkan bagi klub rusia ini, Roma hampir saja menerima balasan gol jika saja Seydou Doumbia mampu menyelesaikan tugasnya berhadapan one-on-one dengan Morgan De Sanctis setelah melewati Maicon dari setengah lapangan.

Pemain asal brazil ini beberapa kali membuat kesalahan dalam pertahanan yang berbuah kesempatan untuk tim tamu, namun daya jelajah dalam menyerang di area kotak pinalti tak bisa dihindari, Maicon menembakkan tembakan keras kesisi dalam gawang yang membuat Akinfeev tak berdaya dan membuat skor menjadi 3-0 dalam waktu 20 menit.

CSKA benar-benar kewalahan dalam pertandingan kali ini setelah 25 menit pertama, namun pendatang baru yang mencetak gol didebut champions leaguenya,Iturbe, ditarik keluar karena cedera otot. Hal ini dikabarkan Rudi Garcia bukan merupakan cedera serius.  Di waktu 60 menitnya Francesco Totti bermain long ball, memberikan umpan-umpan panjang pada Gervinho yang lari mengandalkan kecepatannya, melwati Kirill Nababkin dan placing shoot datar melewati kepiwaian Akinfeev. 4-0.

Hampir saja 5-0 sebelum babak pertama usai setelah Miralem Pjanic menemukan ruang di kotak enam belas dan menembaknya namun tembakannya meleset defleksi dan san kipper mampu menepisnya.

Roma melanjutkan dimana mereka bermain setelah babak pertama dengan Gervinho dan Totti bermain lebih mendekat dengan umpan-umpan pendek, sebelum Vasilis Torosidis memberikan umpan cross dari sisi kiri lapangan, Sergei Ignashevich menyundul kedalam gawangnya sendiri setelah berhadapan dengan Alessandro Florenzi.

Akinfeev kembali beraksi setelah Pjanic bekerjasama dengan Florenzi membanguns serangan. Dan CSKA kembali dalam bentuk permainan yang diharapkan namun Ketangguhan De Santics menjaga palang pintu terakhir menjadi kredit khusus untuk pertahanan roma. Hal ini dimanfaatkan oleh musa untuk mengurangi deficit gol CSKA dengan mencetak gol dimenit 82.

Davide Astori mengalami cedera lutut dan tak bisa melanjutkan pertandingan, Rudi Garcia sudah terlanjut memasukkan tiga pergantian pemain memaksa Giallorossi bermain denngan 10 pemain.

ROMA: De Sanctis, Maicon, Manolas (Yanga-Mbiwa), Astori, Torosidis, Nainggolan, Keita, Pjanic, Iturbe (Florenzi), Totti, Gervinho (Ljajic).


CSKA MOSCOW: Akinfeev, Fernandes, Ignashevich, V. Berezutski, Nababkin (Schennikov), Milanov, Natcho, Tosic (Efremov), Eremenko (Panchenko), Musa, Doumbia.