My Instagram

Cerita Lama

Faktanya, tak sepenggal. Tak sebenih kalimatpun terlontar tentangku. Hal yang sungguh menampar dengan jelas. Tak pernah sedetikpun memikirkanmu bodoh. Bahkan melirikpun tak sudi. Hal macam apa yang membuatmu seperti ini? Aku tak pernah mengerti dan kali ini aku benar-benar tak mengerti. Bagaimana mendiskripsikan. Demikian sulitnya mendengar kata orang lain. Berjalan seperti orang lain. Hidup normal seperti orang lain. Hari ini, bertemu dengan teman lama, duduk disuasana petang. Dengan cerita lama, kebiasaan pahit yang lama pula. Menikam dengan menyebut nama siapa pemilik hatimu kali ini. Bertanya dengan tanpa bersalah. Sedikitku tersentak dengan nada padam. Aku jawab tak tahu menahu urusan tentangmu. Aku berpura-pura telah melupakanmu. Aku tak ingin menunjukkan gejolak rasa dalam diri. Hanya tak tahu yang selalu kusebut. Dan mempermainkan perasaan ini dengan candaan lama. sedikit tertawa dengan plesetan yang tak masuk logika. Hanya. Dan hanya. Hanya saja kamu tak pernah tahu apa yang kami bicarakan. Kami sepakat dengan mengagumimu tanpa sepatah katapun terucap. Kami menerima jika orang dibalik hatimu adalah orang yang paling beruntung saat ini. Malam ini. Kedamaian lama ini. Kembali melihat apa yang terjadi kebelakang. Biarkan hati ini. rasa ini. Diterangi kembali.
Share:
Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes